Abstract :
Yuswandaru, Rani. 2018. Pengaruh Pemberian Spirulina terhadap Apoptosis (Bahan
Biologi Tersimpan) pada Tikus Wistar Bunting Trimester Dua yang Diinduksi
IL-6. Tugas Akhir, Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran,
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, Pembimbing : Harry K Gondo, Dr., dr.,
Sp.OG (K)
Patologi dari kehamilan sangat beragam, satu diantaranya adalah
preeklamsia. Preeklamsia adalah komplikasi kehamilan yang ditandai dengan
hipertensi disertai proteinuria dan edema setelah umur kehamilan 20 minggu.
Prevalensi preeklamsia pada rumah sakit di seluruh Indonesia jumlahnya
bervariasi, yaitu antara 5,75%-9,17%, dan meningkat sebesar 40% selama
beberapa tahun terakhir di seluruh dunia. Beberapa penelitian menyebutkan
bahwa Spirulina memiliki cyanobacterium mikroskopik berfilamen,
mengandung bahan C-fikosianin yang merupakan zat dengan aktivitas
kemopreventif kanker yang poten. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui apakah ada pengaruh Spirulina terhadap ekspresi apoptosis sel
trofoblast yang terpapar oleh IL-6 pada tikus Wistar bunting di trimester dua.
Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Post Test Only
Control Group Design. Penelitian ini menggunakan sampel kelompok hewan
percobaan tikus putih yang terdiri atas kelompok eksperimen (perlakuan) dan
kelompok kontrol. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah dosis Spirulina,
sedangkan veriabel terikat yaitu ekspresi dari apoptosis sel trofoblast tikus
Wistar bunting model preeklamsia.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Spirulina mampu menurunkan
Apoptosis sel sinsitiotrofoblast pada tikus model preeklamsia. Nilai rata-rata
ekspresi apoptosis tertinggi ada pada kelompok P0 yaitu kelompok yang hanya
diberikan IL-6 (i.v) dosis 5 mg/hari yaitu sebesar 62,380 dan nilai rata-rata
ekspresi apoptosis terendah ada pada kelompok P3 yaitu kelompok yang
diberikan IL-6 (i.v) dan Spirulina dengan dosis 40 mg/hari (oral) yaitu 44,260.
Kata Kunci : Preeklamsia, Apoptosis, Trofoblast, IL-6, Spirulina