Abstract :
Stunting adalah cerminan dari kondisi anak yang mengalami kekurangan gizi di masa lalu. Balita dikategorikan stunting bila nilai Z-Score TB/U kurang dari -2. Prevalensi stunting di Indonesia berdasarkan Riskesdas 2018 adalah 30.8%, sedangkan angka kejadian stunting di Jawa Timur mencapai 19,9%, dan Kediri merupakan salah satu dari 60 kabupaten/kota prioritas stunting ditahun 2019. Tujuan Penelitian untuk mengetahui hubungan faktor penyebab stunting dengan kejadian stunting di wilayah UPT Puskesmas Kepung Kabupaten Kediri Tahun 2021. Metode penelitian menggunakan korelasional kuantitatif dengan pendekatan Analisis Data Sekunder (ADS) Populasi berjumlah 226 balita, Hasil penelitian menunjukan bahwa BBLR, Tingkat Pendidikan, KEK, dan ASI eklusif berhubungan terhadap kejadian stunting dengan nilai p value <0,05. Sedangkan jenis kelamin tidak berhubungan terhadap kejadian stunting dengan nilai p value >0,05. Kesimpulan BBLR, Tingkat Pendidikan, KEK dan ASI ekslusif berhubungan dengan kejadian stunting dengan OR BBLR 4.144, Tingkat Pendidikan 0.195, KEK 16.504, dan ASI Ekslusif 0.225.