DETAIL DOCUMENT
Hubungan status gizi dengan kejadian diare pada anak usia 1-5 tahun: literatur review tahun 2014-2023
Total View This Week0
Institusion
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
Author
Cristopher, Farrel
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2023-07-03 03:26:17 
Abstract :
Hubungan Status Gizi Dengan Kejadian Diare Pada Anak Usia 1-5 tahun: Literatur Review Tahun 2014-2023 Hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) mencatat selama tahun 2019- 2021, sekitar 27,7% anak usia 1-5 tahun berada pada status stunting, 7,4% pada status wasting, dan 16,3% anak usia 1-5 tahun berada pada status underweight. Status gizi yang buruk merupakan kondisi atau proses fisik akibat diet yang kurang memadai. Status gizi buruk tidak hanya dapat menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan otak yang rendah, tetapi juga berisiko tinggi terhadap ancaman berbagai penyakit yang diakibatkan oleh infeksi. Penulisan ini bertujuan untuk menganalisis hubungan status gizi dengan kejadian diare pada anak usia 1-5 tahun, dari berbagai sumber jurnal, baik nasional maupun internasional. Metode penelitian yang digunakan Systematic Literatur Review (SLR). Hasil analisis dari 10 jurnal menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara status gizi dengan kejadian diare pada anak usia 1-5 tahun. Pada beberapa jurnal penelitian, kejadian diare pada anak usia 1-5 tahun juga dapat memicu malnutrisi dikarenakan cairan yang terus menerus keluar dari tubuh. Beberapa jurnal penelitian menyebutkan adanya hubungan yang saling timbal balik antara malnutrisi dengan kejadian diare dan begitupun sebaliknya. Pada beberapa jurnal, pemberian ASI eksklusif dan MPASI turut menjadi faktor penyebab hubungan diare dan malnutisi. Orangtua yang memiliki anak usia 1-5 tahun sebaiknya senantiasa menjaga kebersihan dan sanitasi lingkungan rumah untuk mencegah diare, memeriksakan anak secara rutin ke posyandu agar dapat diukur tinggi dan berat badan anak. Kata Kunci: malnutrisi, diare, Systematic Literatur Review 
Institution Info

Universitas Wijaya Kusuma Surabaya