Abstract :
Alkoholik atau orang yang memiliki kebiasaan minum-minuman beralkohol secara berlebih,
sulit untuk menghentikannya lalu menyebabkan kecanduan. Angka pengkonsumsi alkohol cukup
tinggi. Di Indonesia terdapat minuman alkohol tradisional seperti tuak dan arak. Minuman ini
banyak digemari masyarakat karena proses pembuatannya mudah dan harganya lebih terjangkau.
Pada penelitian ini alkoholik duhubungkan dengan faringitis atau sering dikenal sebagai radang
tenggorok merupakan salah satu penyakit infeksi saluran pernafasan atas (ISPA) yang memiliki
tingkat prevalensi cukup tinggi di Indonesia dan hampir setiap individu pernah mengalaminya.
Berlatar belakang mudahnya mendapatkan minuman beralkohol di Desa Sekaran, Kecamatan
Jatirogo, Kabupaten Tuban dan penelitian tentang dampak minuman beralkohol terhadap kejadian
faringitis di Indonesia masih terbatas, oleh karena itu penulis tertarik untuk meneliti hubungan
alkoholik dengan kejadian faringitis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan
dari kebiasaan alkoholik, dengan kejadian faringitis kronis di Desa Sekaran, Kecamatan Jatirogo,
Kabupaten Tuban.
Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional menggunakan
metode survey kuesioner dimana penelitian ini berupaya mengungkapkan adanya hubungan
alkoholik dengan kejadian faringitis kronis. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini
menggunakan metode purposive sampling. Purposive sampling adalah teknik penentuan sampel
dengan pertimbangan tertentu dan karakteristik tertentu dalam suatu populasi. Prosedur
pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner. Data penelitian yang sudah
dikumpulkan selanjutnya diolah menggunakan program komputer yaitu Microsoft Excel dan
Software Statistical Package for The Social Sciences (SPSS). Analisis penelitian ini menggunakan
statistik Chi-Square pada program komputer Software Statistical Package for The Social Sciences
(SPSS).
Setelah dilakukan analisis data menggunakan uji Chi Square diperoleh hasil p-value 0,025,
maka p-velue < 0.05. Hasil menunjukan bahwa terdapat hubungan antara Alkoholik dengan
kejadian faringitis kronis di Desa Sekaran, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban.
Kata Kunci: Alkoholik, faringitis, minuman beralkohol.