Abstract :
Latar Belakang. Stunting yaitu kondisi ketidak cukupan gizi yang kronis. Untuk diindonesia stunting sendiri terdapat 37,2% dan secara global untuk stunting terdapat 45,4 juta balita. Hal tersebut disebabkan salah satunya yaitu karena kebutuhan Fe pada waktu ibu menggandung berakibat anemia defisiensi besi dan untuk anak kurangnya nutrisi pada janin berdampak stunting
Tujuan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan konsumsi Fe dengan kejadian stunting pada anak di Kelurahan Kali rungkut Surabaya.
Metode. Penelitian ini merupakan metode case control analisis chi square dan korelasi kappa yang menggunakan data primer yaitu kuisioner. Jumlah sampel yang memenuhi kriteria yaitu 53 orang, kemudian data diolah dengan SPSS.
Hasil. Berdasarkan hasil penelitian, hubungan konsumsi Fe ibu hamil dengan kejadian stunting pada Balita di Kelurahan Kali Rungkut Surabaya dengan hasil p-value 0,0013 kurang dari ? (0,05) dan hasil OR 5,5.
Kesimpulan. Berdasakan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara konsumsi Fe ibu hamil dengan kejadian stunting pada balita di Kelurahan Kalirungkut Surabaya dan hubungan konsumsi Fe dengan kejadian stunting merupakan kategori besar yakni mempunyai resiko 5,5 kali lebih besar pada konsumsi Fe kurang baik pada kejadian stunting dibanding konsumsi Fe yang baik.
Kata kunci: Fe, Stunting, Balita