DETAIL DOCUMENT
Potensi anti aging dari sarang burung walet (Collocalia fuciphaga): in silico
Total View This Week0
Institusion
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
Author
Arifin, Ariati
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2023-09-12 08:13:29 
Abstract :
Kosmetik serta obat-obatan mulai memberikan pembatasan pada pemanfaatan hewan uji karena membutuhkan biaya dan waktu yang besar juga terdapat kode etik pada penerapan hewan uji. Maka, in silico banyak digemari sebab memiliki kelebihan yang murah serta memberikan hasil yang cepat. In silico termasuk metode riset dengan membutuhkan teknologi komputasi dan database dalam pengembangan penelitian selanjutnya. Tujuan: Tujuannya yaitu untuk mengetahui potensi anti aging sarang burung walet (Collocalia fuciphaga) melalui analisis in silico. Metode: penelitian berbasis komputer berupa uji in silico atau molecular docking. Cara kerja yang digunakan dengan melakukan prediksi sifat farmakokinetik dan drug likeness menggunakan software swissadme, analisis QSAR menggunakan software pass online, persiapan ligan dan protein menggunakan aplikasi pubcham dan RSCB, Molecular Docking dengan menggunakan software discovery studio dan PyRx, Visualisasi hasil 2D dan 3D menggunakan software discovery studio dan permodelan protein menggunakan software CABS-flex. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian menggunakan senyawa dari sarang burung walet dapat disimpulkan bahwa senyawa glycopeptide, N-acetyl neuraminic acid, N-glycolyl neuraminic acid, ovotransferrin, sialic acid dan tetraacetyl thymol beta D glucoside berpotensi sebagai zat anti aging karena memiliki aktivitas yang cukup tinggi sebagai antioksidan dan antiinflamasi dengan energi ikat sebesar -7,0 Kcal/mol dan -7,3 Kcal/mol berdasarkan analisis dengan metode in silico yaitu molecular docking. Kata Kunci: Sarang burung walet, Anti aging, In silico, Molecular Docking 
Institution Info

Universitas Wijaya Kusuma Surabaya