Institusion
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
Author
Toyyib, Cholillul Rochman
Subject
JA Political science (General)
Datestamp
2024-02-12 03:04:32
Abstract :
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menelurkan kebijakan Merdeka Belajar ? Kampus Merdeka (MBKM) untuk meningkatkan hard-skill dan soft-skill mahasiswa serta menciptakan link and match antara mahasiswa dengan dunia industri. Akan tetapi, kebijakan ini tak luput dari berbagai kritik dan masalah, misalnya perihal konversi satuan kredit semester (SKS) yang tidak bisa dipenuhi sepenuhnya oleh pihak kampus. Penulisan skripsi ini berujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses implementasi kebijakan MBKM, serta faktor yang mempengaruhi implementasi kebijakan tersebut di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS). Metode yang digunakan ialah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang berisi kutipan-kutipan data yang berasal dari hasil wawancara, catatan lapangan, serta dokumentasi gambar. Untuk menganalisisnya, penulis menggunakan teori model implementasi top-down yang dikembangkan oleh Meter & Horn (1975). Hasil yang diperoleh ialah proses implementasinya kurang optimal karena beberapa aktifitas berjalan dengan lancar sedangkan beberapa ada yang tidak lancar, serta terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi yakni satu faktor pendukung dan satu faktor penghambat.