Abstract :
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun jengkol
terhadap mortalitas larva nyamuk Culex quinquefasciatus Say. Pada penelitian ini
digunakan larva nyamuk Culex quinquefasciatus Say sebanyak 240 ekor untuk
hewan percobaan. Rancangan yang digunakan berupa rancangan acak lengkap
dengan empat pengulangan dan enam perlakuan masing-masing menggunakan
sepuluh ekor larva. Enam perlakuan terdiri dari kontrol positif Abate dan kontrol
negatif aquades. Pengamatan terhadap larva nyamuk dilakukan pada setiap dua jam
sekali selama 12 jam. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji
ANOVA one way dan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak daun
jengkol (Archidendron pauciflorum) konsentrasi 20% dan 25% lebih efektif sebagai
larvasida setara dengan Abate. Oleh sebab itu, penelitian kali ini menyimpulkan
ekstrak daun jengkol dengan konsentrasi 20% dan 25% dapat digunakan larvasida
alami untuk larva nyamuk Culex quinquefasciatus Say.
Kata Kunci: Larva nyamuk, Culex quinquefasciatus Say, daun jengkol
(Archidendron pauciflorum), larvasida.