Abstract :
Indonesia merupakan negara dengan resiko gempa tinggi yang memiliki banyak kota, salah
satunya Kota Surabaya. Jumlah penduduk di Kota Surabaya semakin hari semakin
bertambah, dikemudian hari lahan yang ada tidak dapat menampung jumlah penduduk yang
terus meningkat. Untuk mengatasi hal tersebut dilakukan pembangunan hunian secara
vertikal, yaitu dengan membangun Gedung Apartemen. Gedung Apartemen Niscala
direncanakan 10 lantai, dengan tinggi 40 meter, panjang 48 meter, dan lebar 16 meter.
Perencanaan apartemen ini menggunakan peraturan SNI 2847:2019, SNI 1726:2019, dan
SNI 1727:2020. Sistem Ganda dipilih karena terjadi interaksi gabungan antara portal
(SRPMK) dan dinding geser (SDS) sehingga Sistem Ganda memiliki kemampuan yang
tinggi dalam memikul gaya geser. Perencanaan meliputi komponen struktur gedung dan
pemodelan serta analisis desain struktur menggunakan program bantu komputer. Pada
dinding geser mampu menahan gaya geser sebesar ?75% dan pada SRPMK sebesar ?25%.
Dinding geser yang direncanakan mampu menahan beban aksial sesuai dengan yang
disyaratkan. Nilai simpangan antar lantai terbesar terjadi pada lantai 3 arah Y sebesar 52,71
mm hal ini lebih kecil dari nilai simpangan ijin yang disyaratkan, yaitu 80 mm.