Abstract :
Abstrak
Perencanaan struktur gedung bertingkat tinggi di Kota Mataram karena berada ke dalam kategori desain seismik D, harus dilakukan dengan memperhitungkan beban lateral akibat gempa. Oleh sebab itu, gedung Hotel Delmare 10 lantai direncanakan menggunakan sistem ganda, serta mengacu pada peraturan SNI 1726-2019 dan SNI 2847-2019 agar struktur bangunan tahan terhadap gempa. Sistem ganda dipilih karena memiliki kelebihan antara lain memberikan kemampuan struktur yang lebih baik untuk menahan beban terutama beban gempa akibat adanya interaksi antara sistem rangka pemikul momen khusus dengan dinding geser yang menambah kekakuan struktur dan menyerap gaya geser yang besar seiring dengan semakin tingginya suatu struktur bangunan. Perencanaan meliputi komponen struktur gedung dan pemodelan serta analisis desain struktur menggunakan program struktur. Berdasarkan hasil perhitungan yang telah dilakukan, diperoleh gedung Hotel Delmare memenuhi persyaratan gedung tahan gempa, dimana sistem rangka pemikul momen khusus telah mampu memikul paling sedikit 25,65% ? 25% gaya seismik desain dan dinding geser menerima gaya gempa maksimal 74,35% ? 75% sesuai dengan peraturan SNI 1726-2019. Perencanaan dinding geser juga telah memenuhi persyaratan dalam SNI 2847-2019 dimana kekuatan aksial desain dari dinding struktur bernilai 247500 kN, lebih besar dibanding gaya aksial akibat beban yang terjadi, yaitu 2659,06 kN. Nilai simpangan antar lantai yang terjadi juga telah memenuhi persyaratan dalam peraturan SNI 1726-2019 dimana simpangan tingkat desain rerata (?) bernilai 23,66 mm, lebih kecil dibanding simpangan tingkat ijin (?a) 80 mm.
Kata kunci : Struktur Beton Bertulang, Hotel Delmare, Sistem Ganda, SRPMK, Gempa, Mataram