Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek toksisitas ekstrak daun mint
(Mentha arvensis L). Uji toksisitas dilakukan untuk mengetahui dan menentukan
tingkat kerusakan senyawa atau zat yang terkandung dalam daun mint. Penelitian
ini menggunakan 24 ekortikus putih jantan (Rattus norvegicus) galur Sprague
Dawley yang dibagi menjadi 4 perlakuan dengan 6 kali ulangan. Dosis ekstrak daun
mint (Mentha arvensis L) yang digunakan adalah 1250 mg/ kg BB, 2500mg/ kg BB
dan 5000mg/ kg dengan 1 kelompok kontrol. Tikus perlakuan kemudian di
euthanasi dan diambil jantungnya untuk dibuat preparat histopatologi. Hasil
penelitian pemberian ekstrak daun mint (Mentha arvensis L) terhadap jantung tikus
putih (Rattus norvegicus) yang dilihat dari parameter nekrosis, hemoragi, dan
degenerasi tidak terdapat perubahan pada histopatologi jantung tikus putih.
Kesimpulan yaitu tidak ada pengaruh toksik pada jantung yang diberi ekstrak daun
mint (Mentha arvensis L) .