Abstract :
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh pemberian salep
centella (Centella asiatica) terhadap gambaran histopatologi kulit akibat luka insisi
pada tikus putih (Rattus norvegicus). Parameter yang diamati adalah nekrosis,
edema dan sel radang. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang
menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Penelitian ini menggunakan 24
tikus yang diberi 4 perlakuan: P- kontrol negatif, P+ kontrol positif betason, P1
salep Centella konsentrasi 30%, dan P2 salep Centella konsentrasi 60%. Tikus
dilukai melalui sayatan sepanjang 3cm dan kemudian diberikan terapi. Pada hari
ketujuh nekropsi dilakukan dan jaringan kulit diambil untuk pembuatan preparat
dengan pewarnaan HE. Mikroskop dengan pembesaran 100x dan 400x digunakan
untuk pemeriksaan lesi. Uji Kruskal-wallis dan Mann withney digunakan untuk
menilai hasilnya. Hasil didapatkan Nekrosis P>0,05 menunjukan tidak ada
perbedaan signifikan pada Kruskal-wallis, namun edema dan infiltrasi sel radang
P<0,05 menunjukan perbedaan yang signifikan. Penelitian ini disimpulkan bahwa
salep centella konsentrasi 30% dan 60% memiliki pengaruh yang signifikan
terhadap edema.