Abstract :
Penelitian ini dilakukan di TPI Brondong Lamongan, Jawa Timur Indonesia. untuk mengetahui seberapa sering ikan tongkol (Euthynnus affinis) terinfeksi larva Anisakis sp. Sebanyak 60 ekor dijadikan sampel untuk diperiksa di Laboratorium Parasitologi Universitas Wijaya Ksusuma Surabaya dari hasil tangkapan nelayan di TPI Brondong Lamongan. Nekropsi digunakan untuk pemeriksan spesimen dengan cara disayat pada bagian ventral ikan menuju ke
anterior. Organ yang diperiksa adalah insang, hepar, otot, lambung, usus dan body cavity. Organ-organ tersebut ditempatkan ke dalam cawan petri yang berisi larutan
fisiologis NaCl dan diidentifikasi menggunakan mikroskop cahaya dengan pembesaran 100x dan 400x. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan tongkol (Euthynnus affinis) telah terinfeksi larva stadium 3 (L3) Anisakis simplex dengan
tingkat prevalensi sebesar 6,67% yang termasuk dalam kategori Occasionally (1-9%) yang menggambarkan infeksi parasite tersebut adalah kadang-kadang.