DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN ANTARA KADAR ESTROGEN DAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) DENGAN OSTEOARTHRITIS TERHADAP WANITA POSTMENOPAUSE DI KLINIK FISIOTERAPI TABANAN BALI
Total View This Week0
Institusion
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
Author
YASA, KADEK GEDE DHIYO BHARGO
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2024-02-06 03:31:12 
Abstract :
Menopause adalah fase pada wanita yaitu tahap transisi dari fase reproduktif menjadi non reproduktif yang ditunjukkan dengan adanya tanda tanda seperti tidak menstruasi. Menopause juga dapat diartikan sebagai fase akhir dari masa produktif atau masa haid pada umumnya mengalami menopause adalah 51 tahun. Fase menopause ini terdari dari 3, yaitu pre menopause, menopause, dan post menopause. Masa post menopause terjadi beberapa gejala yang dapat menyebabkan penurunan kualitas hidup yang disebabkan oleh penurunan kadar estrogen dalam tubuh wanita tersebut. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik. Dalam penelitian ini juga menggunakan pendekatan cross sectional untuk melihat adanya hubungan antara kadar estrogen dan IMT (Indeks Massa Tubuh) dengan wanita post menopause yang menderita osteoarthritis. Penelitian ini dilakukan di Klinik Fisioterapi Putu Aditya Pratama, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali. Dalam penelitian ini, seluruh data diambil secara langsung dari pasien atau sampel (data sekunder) yang didapatkan dari dokumentasi rekam medik pasien di Klinik Fisioterapi Putu Aditya Pratama dengan besar sampel pada penelitian ini sebanyak 30 sampel. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dalam penelitian tentang hubungan kadar estrogen dan Indeks Massa Tubuh (IMT) terhadap Osteoarthritis pada wanita post menopouse di klinik Putu Aditya Pratama dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat hubungan antara kadar estrogen dan indeks massa tubuh (imt) dengan osteoarthritis terhadap wanita postmenopause di klinik fisioterapi tabanan bali. 
Institution Info

Universitas Wijaya Kusuma Surabaya