Abstract :
ABSTRAK
Nurwasilah. (2023). Hubungan Antara Tingkat Pendidikan Ibu dan Pendapatan Keluarga Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Di Puskesmas Kota Madiun. Skripsi, Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. Pembimbing: Dr. dr. Sukma Sahadewa, M.Kes., S.H., M.H., S.Sos., CLA., FISPH., FISCM, dr. Hj. Andiani, M.Kes
Stunting merupakan keadaan yang terjadi pada balita yang mengalami kegagalan pertumbuhan dikarenakan mengalami kurangnya gizi yang kronis berdasarkan nilai z-score (TB/U) kurang dari -2 SD (Standar Deviasi). Stunting bisa disebabkan oleh faktor tingkat pengetahuan ibu yang rendah. Faktor pendapatan keluarga juga merupakan faktor risiko dari Stunting. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara tingkat pendidikan ibu dan pendapatan keluarga terhadap kejadian Stunting pada balita di Puskesmas Kota Madiun. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain case control. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki balita di Kota Madiun. Responden dalam penelitian ini terdiri dari 34 orang, yang didapatkan dari kuesioner dengan metode total sampling. Hasil analisis Chi-Square menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara tingkat pendidikan ibu (p = 0,290), tidak ada hubungan antara tingkat pendapatan keluarga (p = 0,628), tingkat pendidikan ibu dan tingkat pendapatan keluarga (p = 0,545) lebih besar dari nilai p value = 0,05; menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara tingkat pendidikan ibu dan tingkat pendapatan keluarga dengan kejadian Stunting pada balita di Puskesmas Kota Madiun. Tidak ada hubungan antara tingkat Pendidikan ibu dan pendapatan keluarga dengan kejadian Stunting pada balita di Puskesmas Kota Madiun.
Kata kunci : Stunting, pendidikan ibu, pendapatan keluarga