Institusion
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
Author
Alfany, Nabhila Annisa Rizqi Nisrina
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2024-01-30 06:12:45
Abstract :
Latar Belakang: Penggunaan tas punggung yang hanya mengandalkan satu sisi dan
penggunaan dengan massa beban yang terlalu berat yang melebihi berat badan
penggunanya dan juga dilakukan secara berulang dapat berdampak buruk pada kondisi
tulang belakang seperti terjadinya skoliosis. Jika dibiarkan, kelengkungan tulang
belakang akan semakin progresif dan tidak dapat dikembalikan ke keadaan semula
(irreversible). Skoliosis memiliki definisi deviasi tulang belakang yang terjadi pada tiga
bidang gerak. Bentuk kelainan tersebut berupa deviasi ke arah lateral, rotasi, dan juga
perubahan kurva pada bidang sagittal baik berupa penurunan kurva kifosis pada
thoracal dan atau kurva lordosis pada lumbal. Tujuan: Studi literatur ini bertujuan untuk
mengetahui risiko yang ditimbulkan akibat penggunaan tas punggung pada tulang
belakang terhadap terjadinya skoliosis. Metode: Metode yang digunakan adalah
literature review yang bersifat deskriptif. Hasil: Terdapat hubungan dan tidak terdapat
hubungan antara penggunaan tas punggung berat dan penggunaan tas punggung yang
salah pada tulang belakang terhadap kejadian skoliosis. Kesimpulan: Dari hasil analisa
studi literatur didapatkan hasil yang bervariasi mengenai hubungan risiko penggunaan
tas punggung pada tulang belakang terhadap terjadinya skoliosis. Hal tersebut
dikarenakan pengaruh dari sikap atau perilaku dalam penggunaan tas punggung pada
setiap orang berbeda-beda. Saran: Studi literatur ini diharapkan dapat memberikan
manfaat bagi penelitian selanjutnya sebagai sumber literatur dan peneliti dapat
melanjutkan penelitian menjadi lebih baik menggunakan metode maupun cara yang
berbeda.