DETAIL DOCUMENT
DETEKSI BAKTERI ENTEROBACTERIACEAE LACTOSE FERMENTER PENGHASIL EXTENDED SPECTRUM BETA-LACTAMASE (ESBL) PADA SAMPEL MAKANAN JAJANAN DI PASAR DUKUH KUPANG SURABAYA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
Author
Wicaksono, Gegel Purnomo
Subject
QR Microbiology 
Datestamp
2024-01-15 03:23:02 
Abstract :
Latar Belakang. Makanan jajanan yang dijual di pinggir jalan sering kali dibeli karena praktis dan murah. Kondisi makanan yang dijual di tempat terbuka menyebabkan penurunan tingkat higienitas makanan sehingga mudah terkontaminasi bakteri, baik karena dihinggapi lalat maupun kontak langsung dengan tangan orang-orang sekitarnya. Salah satu kelompok bakteri yang dapat menyebabkan diare dan sering kali mengontaminasi makanan adalah Enterobacteriaceae. Bakteri ini dapat menghasilkan enzim Extended Spectrum Beta Lactamase (ESBL) yang menyebabkan resistensi antibiotik. Tujuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeteksi bakteri Enterobacteriaceae lactose fermenter penghasil Extended Spectrum Beta Lactamase (ESBL) pada makanan jajanan yang dijual di pinggir jalan di wilayah pasar Dukuh Kupang Surabaya. Metode. Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional deskriptif dengan desain penelitian cross sectional. Sebanyak 50 sampel makanan jajanan ditumbuhkan pada agar MacConkey yang mengandung sefotaksim kadar 4 mikrogram per mililiter, selanjutnya dilakukan uji konfirmasi ESBL menggunakan double disk synergy test (DDST). Kesimpulan. Sebanyak 13 (26%) sampel makanan jajanan terkontaminasi bakteri Enterobacteriaceae Lactose Fermenter penghasil ESBL. Jenis makanan jajanan terbanyak yang terkontaminasi adalah ketela pohon, sedangkan makanan jajanan yang tidak terkontaminasi adalah tahu isi. Kata kunci: Enterobacteriaceae Lactose Fermenter, Extended Spectrum Beta- Lactamase, Makanan 
Institution Info

Universitas Wijaya Kusuma Surabaya