Abstract :
Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit demam akut yang dipicu oleh
infeksi virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk betina dari genus Aedes melalui
gigitan nyamuk. Banyak daerah di Indonesia memiliki kasus Demam berdarah salah
satunya di daerah Dompu NTB. Terjadi peningkatan kasus dalam tiga tahun
terakhir. Beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya kasus DBD di Dompu,
seperti sanitasi yang buruk, sikap dan perilaku yang kurang dari masyarakat dalam
upaya pencegahan DBD. Oleh karena itu, perlu dilakukan penyuluhan kesehatan
tentang pencegahan demam berdarah khususnya dalam hal sikap dan perilaku pada
masyarakat Dompu mencegah terjadinya KLB (kejadian luar biasa). Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penyuluhan kesehatan terhad
peningkatan pengetahuan, sikap dan perilaku upaya pencegahan terjadinya demam
berdarah di lingkungan rumah masyarakat Dompu NTB. Metode yang digunakan
dalam penelitian ini yaitu Quasi eksperimen one group pretest-postest design
dengan experiental learning. Pemilihan subjek menggunakan teknik purposive
Sampling dengan kriteria masyarakat Dompu minimal menetap 1 tahun dan
keluarganya pernah terkena DBD hingga tetangga di lingkungan sekitar. Subjek
penelitian sebanyak 50 subjek. Analisa data menggunakan Uji Wilxocon. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa penyuluhan kesehatan dapat meningkatkan
pengetahuan, sikap dan perilaku dalam upaya pencegahan Demam Berdarah di
lingkungan rumah masyarakat Dompu NTB dengan nilai ? = 0,000 , (? < 0,05) yang
artinya terdapat perbedaan sebelum dan sesudah diberikannya penyuluhan
kesehatan.
Kata kunci : Penyuluhan kesehatan, pencegahan DBD.