Abstract :
Pelayanan kesehatan yang awalnya dilakukan secara konvensional antara dokter dan pasien, namun dengan berkembangnya teknologi pelayanan kesehatan dapat dilaksanakan dengan pemanfaatan teknologi komunikasi dan informasi yaitu telemedicine. Namun penggunaan telemedicine masih mengalami dilema dari etika kedokteran. Tujuan penelitian iniuuntuk mengetahui layanan telemedicine dari sisi etika kedokteran berdasarkan literatur review. Jenis penelitian ini kualitatif dengan pendekatan studi literratur review. Studi literatur review dengan melakukan penelusuran jurnal penelitian yang dipublikasikan di internet menggunakan search engine Google Scholar, Pubmed, dan Sciencedirect didapatkan 711 artikel ditemukan di PubMed, 16 di Sciencedirect, dan 442 di Google scholar, dengan kata kunci telemedicine, ethic medical, kemudian dilakukan metode screening dengan cara pilihan 5 tahun, artikel berbahasa Indonesia dan Inggris, kemudian jurnal yang tersedia full text. Sehingga didapatkan 20 jurnal yang dilakukan review Analisis data menggunakan teknik naratif (metasintesis). Hasil review menunjukkan sejumlah kecil penelitian mengidentifikasi masalah etika yang terkait dengan praktik telemedicine dan mendiskusikannya potensi dampaknya terhadap kualitas dan efektivitas layanan, penelitian mengenai bagaimana prinsip-prinsip etika diterapkan masih terbatas ke dalam praktik klinis. Beberapa penelitian mengusulkan kerangka kerja, kode etik, atau pedoman, namun hanya ada sedikit diskusi atau pedoman bukti bagaimana rekomendasi ini digunakan untuk meningkatkan praktik telehealth yang etis. Dapat disimpulkan telemedicine memberikan nilai tambah dalam hal aksesibilitas pasien ke dokter dan spesialis dalam meningkatkan tindak lanjut patologi kronis, namun masih terdapat kendala dari sisi etika kedokteran yang mengacu pada prinsip bioetika beneficence, non?maleficence, autonomy, dan justice.