Abstract :
Penelitian berjudul Strategi Pemasaran Kecambah Kacang Hijau di Desa Hulaan
Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik bertujuan untuk 1. Menganalisis faktor
internal (kekuatan dan kelemahan) dan faktor eksternal (peluang dan ancaman)
pemasaran kecambah kacang hijau. 2. Menganalisis strategi pemasaran kecambah
kacang hijau yang dilaksanakan di Desa Hulaan Kecamatan Menganti Kabupaten
Gresik yang ditentukan secara purposif dengan pertimbangan bahwa desa tersebut
merupakan sentra produski kecambah terbanyak di Kecamatan Menganti.
Responden dalam penelitian ini adalah pengusaha kecambah sebanyak 5 orang,
kepala desa, dan konsumen yang ditentukan secara sengaja. Untuk membuktikan
tujuan penelitian maka data primer dan sekunder yang dianalisa dengan Analisis
SWOT dan diolah dengan menggunakan aplikasi microsoft Excel. Dari penelitian
ini dapat disimpulkan hasil analisis faktor internal kecambah kacang hijau
menunjukkan 11 kekuatan, yaitu lama pengalaman berusaha, produk unggulan
Desa Hulaan, dan dukungan pemerintah. Namun, ada juga 5 kelemahan, termasuk
penguasaan teknologi pemasaran yang rendah dan ketergantungan pada suplai
kacang hijau dari luar. Faktor eksternal melibatkan 6 peluang, seperti meningkatnya
permintaan dan lokasi strategis, serta 4 ancaman, seperti kemarau panjang dan
persaingan produk makanan modern. Hasil analisis SWOT menunjukkan strategi
pemasaran kecambah kacang hijau di Desa Hulaan menggunakan strategi S-O.
Dengan memanfaatkan produk unggulan dan dukungan pemerintah, pemasaran
berada di kuadran 1 (1,33 ; 0,74), menandakan posisi kuat dan berpotensi
dikembangkan. Dengan strategi pemasaran yang agresif, pengusaha kecambah
dapat memanfaatkan keunggulan mereka untuk meningkatkan kecambah kacang
hijau ini lebih lanjut.