Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebertahanan kinerja likuiditas perusahaan di masa pandemi dan untuk menganalisis penggunaan metode OODA Loop yang digunakan sebagai strategi manajemen perusahaan di dalam mempertahankan bisnisnya di masa pandemi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif action research.
Hasil penelitian memperlihatkan bahwa di masa pandemi perusahaan tetap melakukan aktifitas operasionalnya dengan melaksanakan protokol kesehatan dan melakukan work from home (wfh), disamping melakukan perbaikan terhadap aset likuid terutama piutang usaha. Perbaikan dilakukan dengan cara menerapkan langkah-langkah yang dirumuskan dalam strategi OODA Loop yaitu melakukan observasi, orientasi, decide, dan act terhadap outstanding piutang usaha sehingga perolehan dari collecting money mencapai rata-rata 90%. Prosentase perolehan dari collecting money ini jauh lebih berhasil dari sebelumnya yang hanya mencapai 60%. Dengan demikian kinerja likuiditas jauh lebih baik dimana kewajiban lancar bisa tertutupi (covered) oleh aset likuid yang berasal piutang usaha yang telah lewat jatuh temponya (over due date). Perputaran cash flows pun menjadi lebih baik.
Strategi OODA Loop yang digunakan oleh perusahaan dalam upaya mempertahankan bisnisnya di masa pandemi telah efektif terlihat dari perubahan peningkatan realisasi pelunasan piutang usaha dari rata-rata 60% menjadi rata-rata 95% dari rencana. Hal ini menunjukkan bahwa aktifitas cash inflows terlihat bergairah menuju ke lebih baik dalam pemenuhan kewajiban lancar perusahaan dan dalam memenuhi beban operasional lainnya (cash outflows).
Kata kunci : Kebertahanan, kinerja likuiditas, cash flows, masa pandemi, strategi OODA Loop.