Abstract :
Hidayati, Maya Nur, 2024 Nilai Moral dalam Perspektif Sosiologi Sastra pada Novel Narasi
2021 karya Tenderlova. Skripsi Fakultas Bahasa dan Sains. Universitas Wijaya Kusuma
Surabaya.
Pembimbing: (1) Rini Damayanti, S.Pd, M.Hum, (2) Drs. Agung Pranoto, M.Pd.
Kata kunci : Nilai Moral, Sosiologi Sastra, Tokoh
Penelitian sastra ini tentang moralitas dan bentuk penyampaian nilai moral dalam novel
berjudul ?Nilai Moral dalam Perspektif Sosiologi Sastra pada novel Narasi 2021 karya
Tenderlova?. Penelitian ini menggunakan teori dan pendekatan sosiologi sastra. Sosiologi
merupakan ilmu sosial yang objeknya adalah manusia. Novel Narasi 2021 karya Tenderlova
dilatarbelakangi oleh adanya keinginan untuk memahami nilai-nilai moral sebagai bagian
masalah yang diangkat pengarang dalam karyanya. Penelitian ini menggunakan teori
sosiologi sastra secara umum yang dilihat dari sudut pandang sosiologi dalam novel. Tujuan
penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) Nilai moral yang terdapat pada novel
Narasi 2021 karya Tenderlova dalam perspektif sosiologi sastra, (2) bentuk penyampaian
nilai moral yang digunakan pengarang dalam novel Narasi 2021 karya Tenderlova. Penelitian
ini menggunakan metode kualitatif yang menghasilkan analisis data secara deskriptif.
Pengumpulan data dakam penelitian ini menggunakan teknik baca dan catat. Hasil penelitian
ini adalah (1) nilai moral ketuhanan dalam novel Narasi 2021 karya Tenderlova atas dua
bentuk yaitu tawakal dan bersyukur. (2) nilai moral sosial dalam novel Narasi 2021 karya
Tenderlova atas sembilan bentuk yaitu kasih sayang, persahabatan, bertanggung jawab,
simpati, nasihat, berbagi atau memberi, berterima kasih, tolong menolong dan meminta maaf.
(3) nilai moral diri sendiri dalam novel Narasi 2021 karya Tenderlova atas lima bentuk, yaitu
jujur, pantang menyerah (optimis), bekerja keras, kesabaran, dan percaya diri. Bentuk
penyampaian moral dalam novel Narasi 2021 karya Tenderlova terdiri atas 2 bentuk yaitu (1)
penyampaian moral secara langsung terdiri dari penyampaian uraian melalui pengarang dan
melalui tokoh. (2) Penyampaian moral secara tidak langsung terdiri dari penyampaian melalui
konflik dan melalui peristiwa.