DETAIL DOCUMENT
Status Hukum EHang216 Sebagai Kendaraan Udara Otonom Di Indonesia
Total View This Week0
Institusion
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
Author
Meroceta, Ratu Sema Ruva
Subject
K Law (General) 
Datestamp
2024-04-02 06:05:03 
Abstract :
ABSTRAK Penelitian yang berjudul Status Hukum Ehang216 Sebagai Kendaraan Udara Otonom Di Indonesia ini menyelidiki mengenai kerangka hukum yang diperlukan untuk mengembangkan sistem mobilitas udara yang aman di Indonesia berdasarkan hukum internasional. Autonomous aerial vehicle (AAV) adalah sistem pesawat terbang yang awak pesawatnya digantikan oleh sistem komputer dan tautan radio sehingga dapat dikelola dari jarak jauh dari stasiun pemantauan yang ada di darat. Dalam hal penulisan skripsi penulis memakai metode penelitian Normative, merupakan sebuah penelitian kepustakaan, yakni penelitian terhadap peraturan undang-undang dan daftar bacaan yang relevan dengan regulasi Kendaraan Udara Otonom dalam hukum penerbangan berdasarkan hukum internasional maupun hukum nasional Indonesia. Penelitian dalam skripsi ini dilatarbelakangi oleh adanya informasi yang beredar mengenai teknologi baru Ehang 216 sebuah kendaraan udara otonom yang saat ini telah ada di indonesia tetapi belum memiliki regulasi untuk mengudara di indonesia. Dan berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dalam hukum udara belum ada aturan secara khusus yang mengatur Ehang 216 sebagai salah satu wujud alat tranpotasi udara, namun apabila melihat spesifikasi dan peruntukan Ehang, maka peraturan mengenai pesawat udara tanpa awak dapat digunakan sebagai sebuah rujukan. Penggunaan Ehang 216 sebagai alat tranpotasi udara dalam kesepakatan Internasional juga masih menjadi bahan pertimbangan di beberapa negara, perlu penilitian secara khusus untuk membentuk regulasi sebagai dasar hukum jika Ehang 216 bisa digunakan sebagai sebuah moda tranpotasi udara di Indonesia. Kata Kunci : kekosongan hukum, Ehang 216, kendaraan udara otonom, 
Institution Info

Universitas Wijaya Kusuma Surabaya