Abstract :
TB Paru sampai saat ini masih menjadi masalah utama kesehatan masyarakat di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan kepatuhan berobat pasien TB Paru. Penelitian ini bersifat analitik observasional dengan studi cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu semua pasien penderita TB paru yang berobat secara rawat jalan di Puskesmas Liya Kabupaten Wakatobi dengan sampel sejumlah 36 responden. Variabel independen adalah pengetahuan sedangkan variabel dependennya adalah kepatuhan berobat. Analisis data menggunakan uji chi-square dengan tingkat kemaknaan (? = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan pasien TB paru memiliki pengetahuan kurang sebesar 38,9% dan tidak patuh dalam berobat sebesar 61,1%. Hasil uji statistik chi-square menunjukkan ada hubungan pengetahuan tentang tuberculosis paru dengan kepatuhan berobat pasien tuberculosis paru di Puskesmas Liya Kabupaten Wakatobi (P=0,001). Dapat disimpulkan pengetahuan dapat meningkatkan kepatuhan berobat pasien TB Paru. Tenaga kesehatan sebaiknya memberikan penyuluhan tentang TB Paru kepada pasien TB Paru sehingga kepatuhan minum obat tercapai. Keluarga sebagai PMO dapat memotivasi dan melakukan pengawasan terhadap kepatuhan berobat pasien TB Paru.