DETAIL DOCUMENT
Efektivitas kandungan antibakteri ekstrak kulit pisang kepok (musa paradisiaca L.) pada berbagai konsentrasi dalam menghambat pertumbuhan bakteri streptococcus mutans penyebab karies gigi
Total View This Week0
Institusion
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
Author
Septiana, Rosa
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2020-01-23 05:44:54 
Abstract :
ABSTRAK Septiana, Rosa. 2019. Efektivitas Kandungan Antibakteri Ekstrak Kulit Pisang Kepok (Musa Paradisiaca L.) Pada Berbagai Konsentrasi Dalam Menghambat Pertumbuhan Bakteri Streptococcus Mutans Penyebab Karies Gigi. Skripsi, Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. Pembimbing : drg. Enny Willianti, M.Kes. Latar Belakang: Ekstrak kulit pisang kepok (Musa paradisiaca L.) memiliki kandungan senyawa yang bersifat sebagai antibakteri. Senyawa tersebut adalah flavonoid, alkaloid saponin dan tannin yang dapat digunakan sebagai pengobatan alternatif infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Salah satu infeksi yang prevalensinya di Indonesia masih cukup tinggi adalah karies gigi yang disebabkan oleh aktivitas bakteri Streptococcus mutans. Banyaknya spesies yang ditemukan dalam plak gigi, hanya Streptococcus mutans yang menunjukkan hubungan yang jelas dengan awal pembentukan karies gigi. Tujuan Penelitian: Mengetahui efektivitas kandungan antibakteri ekstrak kulit pisang kepok (Musa paradisiaca L.) pada berbagai konsentrasi dalam menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans penyebab karies gigi. Metode Penelitian: Penelitian ini digunakan metode eksperimental laboratorium dengan posttest control group only. Populasi yang digunakan adalah biakan Streptococcus mutans dengan besar sampel yang diambil sebanyak 24. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah ekstrak kulit pisang kepok (Musa Paradisiaca L.) konsentrasi 25%, 50%, 70%, 95% dan variabel terikatnya adalah diameter zona hambat Streptococcus mutans yang terbentuk. Pengujian daya hambat dilakukan dengan metode disk-diffusion. Data dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis dikarenakan data tidak homogeny. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak kulit pisang kepok (Musa Paradisiaca L.) efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans. Hal ini di buktikan adanya zona hambat Streptococcus mutans dimana diameter zona hambat sudah terbentuk pada ekstrak kulit pisang kepok konsentrasi 50% sebesar 14,54 mm sedangkan zona hambat dengan ekstrak kulit pisang kepok tertinggi ada pada konsentrasi 70% yaitu sebesar 16,12 mm. Kata kunci: Ekstrak Kulit Pisang Kepok, Streptococcus mutans 

File :
Abstrak.pdf
Institution Info

Universitas Wijaya Kusuma Surabaya