Abstract :
ABSTRAK
Nabilaturrahmah., 2018. Pengaruh Yoga Terhadap Siklus Menstruasi dan
Kadar Hemoglobin Pada Wanita di Sanggar Primalaras Surabaya Tahun
2018. Skripsi, Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran,
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya.
Pembimbing: dr. Heru Setiawan, M.Imun. Penguji: Putu OkyAritania,
S.Si.,M.Si.
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh yoga terhadap siklus
menstruasi dan kadar hemoglobin dalam darah pada 40 sampel wanita di Sanggar
Primalaras Surabaya. Data awal menunjukkan 62,5% sampel dengan siklus
mentruasi nomal dan 37,5% sampel mengalami gangguan siklus menstruasi.
Untuk memperbaiki kondisi dilakukan program latihan yoga secara rutin yang
dikelompokkan dengan latihan kurang 2 kali per minggu yang diikuti oleh 15
sampel dengan 30% sampel siklus dengan menstruasi normal dan 7,5%
mengalami gangguan siklus menstruasi, sedangkan 25% sampel dengan
hemoglobin normal dan 12,5% sampel dengan hemoglobin tidak normal. Pada
kelompok latihan lebih dari 2 kali per minggu diikuti oleh 25 sampel dengan 35%
memiliki siklus menstruasi normal dan 12,5% sampel dengan gangguan siklus
menstruasi, sedangkan 45% sampel dengan hemoglobin normal dan 17,5%
dengan hemoglobin tidak normal. Melalui metode penelitian deskriptif analitik
dengan pendekatan kuantitatif observasional yang menggunakan uji statistik
crosstab analysis dan Wilcoxon Test dengan membandingkan siklus menstruasi
dan kadar hemoglobin awal responden sebelum dan sesudah latihan yoga secara
rutin. Hasil penelitian setelah latihan rutin kurang dari 2 kali per minggu siklus
menstruasi dan kadar hemoglobin semua sampel menjadi normal. Kelompok
latihan rutin lebih dari 2 kali per minggu sampel yang mengalami gangguan siklus
menstruasi turun menjadi 5% dan semua kadar hemoglobin menjadi normal. Nilai
analisis statistik menunjukkan signifikasnsi 0.001<0.05 sehingga disimpulkan ada
hubungan yang signifikan antara yoga terhadap siklus menstruasi dan kadar
hemoglobin dalam darah pada wanita di Sanggar Primalaras Surabaya Tahun
2018. Hasil merekomendasikan latihan yoga secara rutin sebagai terapi alternatif
memperbaiki status siklus menstruasi dan kadar hemoglobin dalam darah.