Abstract :
Abstrak
Dalam mencari nilai titik curah hujan yang hilang diperlukan suatu metode yang dapat memprediksi data yang hilang. Metode Thiessen ialah memperhitungkan bobot dari masing-masing stasiun yang mewakili luasan di sekitarnya.. Diperlukan peningkatan akurasi metode Poligon Thiessen (TO) dengan memperhitungkan nilai yang ada pada garis poligonnya. Metode ini disebut Metode Thiessen Linier Rerata Seluruh (TLRS) dan Metode Thiessen Linier Rerata Dua (TLRD). Untuk mengetahui pengembangan dari metode Thiessen Linier Rerata Seluruh maupun Rerata Dua dilakukan pengujian dengan menggunakan nilai pasti berupa bidang eksak. Bidang eksak ialah suatu permukaan (z) yang merupakan fungsi dari koordinat x dan y. Pengujian dilakukan menggunakan 3,4 dan 5 titik stasiun hujan. Berdasarkan hasil perhitungan pada penggunaan 3 titik stasiun hujan metode TLRS menghasilkan tingkat kesalahan sebesar 5,83%. Untuk metode TLRD sebesar 6,54% dan metode TO sebesar 9%. Pada 4 titik stasiun hujan metode TLRS 8,52%. Untuk metode TLRD sebesar 9,71% dan metode TO sebesar 12,72%. untuk 5 titik stasiun hujan metode TLRS sebesar 1,57%. Metode TLRD sebesar 1,94% dan metode TO sebesar 4,22%. Secara umum, hasil dari metode Thiessen Linier Rerata Seluruh dan Thiessen Linier Rerata Dua dapat meningkatkan akurasi metode Polygon Thiessen.