DETAIL DOCUMENT
Pengaruh pemberian ekstrak etanol buah mengkudu (Morinda citrifolia L.) terhadap diameter zona hambat Staphylococcus aureus
Total View This Week0
Institusion
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
Author
Ervina, Lia
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2020-02-18 01:23:17 
Abstract :
ABSTRAK Ervina, Lia. 2019. Pengaruh Pemberian Esktrak Etanol Buah Mengkudu (Morinda Citrifolia L.) terhadap Diameter Zona Hambat Staphylococcus aureus. Tugas Akhir, Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran,Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. Pembimbing : Candra Rini H.P, dr., M.Kes. Pneumonia merupakan penyakit berbahaya yang dapat disebabkan oleh virus atau bakteri, salah satunya adalah bakteri Staphylococcus aureus. Staphylococcus aureus menduduki peringkat pertama penyebab pneumonia yaitu sebesar 51 dari 119 sampel yang terdeteksi sebagai Gram positif. Penyakit yang ditimbulkan oleh bakteri sebenarnya dapat diobati dengan antibiotic. Pada buah mengkudu terdapat senyawa aktif yang berfungsi sebagai zat antibakteri. Bakteri yang telah diketahui dapat dihambat dengan daun mengkudu antara lain Bacillus subtilis, Pseudomonas airugenosa dan Staphylococcus aureus. Studi ini ditujukan untuk mengetahui pengaruh pengaruh pemberian ekstrak etanol buah mengkudu (morinda citrifolia L.,) terhadap diameter zona hambat Staphylococcus aureus. Desain studi adalah Posttest Only Control Group Design di Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya dengan menggunakan 24 sampel yang terbagi menjadi 6 cakram agar Mueller Hinton yang telah ditanami bakteri Staphylococcus aureus yang mengandung berbagai konsentrasi ekstrak, K1 (aquadest steril), K2 (antibiotik Chloramphenicol), K3 sampai K6 (ekstrak etanol buah mengkudu dengan konsentrasi 25 %, 50%, 75%, dan 100%) dan diukur zona hambatnya. Hasil studi menunjukkan adanya perbedaan bermakna antara kelompok kontrol dan kelompok perlakuan aktivitas antibakteri ekstrak etanol buah mengkudu (morinda citrifolia L.,) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus (p= 0,000). Zona hambat minimum dapat ditemukan pada ekstrak etanol buah mengkudu (morinda citrifolia L.,) dengan konsentrasi 25% dengan zona hambat tertinggi pada konsentrasi 100% dengan ratarata diameter sebesar 22,70 mm. Kesimpulan terdapat pengaruh pemberian ekstrak etanol buah mengkudu (morinda citrifolia L.,) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Kata kunci: Ekstrak, Morinda Citrifolia L, Staphylococcus aureus, antibakteri 
Institution Info

Universitas Wijaya Kusuma Surabaya