Abstract :
Abstrak
Rendahnya penghasilan nelayan tradisional merupakan masalah yang
sudah lama, namun masalah ini masih belum dapat diselesaikan hingga sekarang,
karena terlalu kompleks. Banyak faktor yang menyebabkan besar kecilnya
pendapatan seorang nelayan, salah satunya adalah rendahnya taraf pendidikan.
Selain faktor pendidikan dan kelembagaan, jumlah anggota rumah tangga
merupakan indikasi dalam menentukan miskin atau tidaknya suatu rumah tangga.
Semakin besar jumlah anggota keluarga akan semakin besar pendapatan yang
dikeluarkan untuk biaya hidup. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk
menganalisis pengaruh pendidikan, kelembagaan dan jumlah anggota keluarga
terhadap pendapatan pada nelayan di Kampung Nelayan Sukolilo Baru Surabaya.
Pendekatan Penelitian ini menggunakan kausalitas. Populasi sampel dalam
penelitian ini adalah masyarakat nelayan di Kampung Nelayan Sukolilo Baru
Surabaya yang berjumlah 135 kepala keluarga (KK). Teknik pengambilan sampel
menggunakan cara total sampling. Metode analisis data yang digunakan dalam
penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan
software SPSS versi 23. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa
variabel Pendidikan, Kelembagaan dan Jumlah Anggota Keluarga berpengaruh
signifikan terhadap Pendapatan Nelayan pada Nelayan di Kampung Nelayan
Bulak Surabaya.
Kata Kunci : Pendidikan, Kelembagaan, Jumlah Anggota Keluarga, Pendapatan
Nelayan.
xiv
16
Abstract
The low income of traditional fishermen is a long-standing problem, but
this problem still cannot be resolved until now, because it is too complex. Many
factors cause the size of the income of a fisherman, one of which is the low level of
education. In addition to educational and institutional factors, the number of
household members is an indication in determining whether a household is poor
or not. The greater the number of family members, the greater the income spent
on living expenses. The purpose of this study was to analyze the influence of
education, institutions and the number of family members on income for fishermen
in the Sukolilo Baru Fisherman Village Surabaya. This research approach uses
causality. The sample population in this study was the fishing community in the
Sukolilo Baru Fisherman Village Surabaya, which amounted to 135 families. The
sampling technique uses the total sampling method. The data analysis method
used in this study is multiple linear regression analysis using SPSS version 23
software. Based on the results of the analysis, it can be concluded that the
Education, Institutional and Family Members' variables have a significant effect
on Fishermen's Income on Fishermen in Bulak Fishermen's Village Surabaya.
Keywords: Education, Institutionality, Number of Family Members,
Fishermen's Income