DETAIL DOCUMENT
Perbedaan PH Saliva dan gambaran koloni bakteri Streptococcus Mutans antara perokok dan bukan perokok pada mahasiswa Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
Total View This Week0
Institusion
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
Author
Cahayati, Lita
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2020-03-10 03:57:07 
Abstract :
Rokok merupakan hasil olahan tembakau yang terbungkus berbentuk silinder yang dikonsumsi oleh masyarakat untuk dihirup asapnya. Salah satu bahan yang sangat berbahaya bagi kesehatan yaitu nikotin yang dapat menimbulkan ketagihan (Sukmana, 2009). Saliva memiliki pH fisiologis berkisar antara 6,5 - 7,4 yang dipengaruhi oleh laju aliran dan kapasitas buffer saliva (Qalbi et al., 2018). Streptococcus mutans adalah bakteri gram positif yang berada di dalam rongga mulut yang berfungsi memetabolisme karbohidrat terutama sukrosa dan menciptakan suasana asam di rongga mulut (Grover et al., 2016). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan (pH) saliva dan gambaran koloni bakteri Streptococcus mutans antara mahasiswa perokok dan bukan perokok. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya Angkatan 2016 dengan jumlah sampel 40 orang responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 20 mahasiswa perokok, 16 mahasiswa memiliki pH < 6, 5 dan 4 orang dengan pH normal dengan jumlah koloni bakteri streptococcus mutans sebanyak ++++ sampai +++++ koloni bakteri. Sedangkan, pada 20 mahasiswa bukan perokok 11 orang memiliki pH normal, 7 orang dengan pH asam dan 2 orang dengan pH basa dengan jumlah koloni bakteri streptococcus mutans sebanyak ++ sampai ++++ koloni bakteri. Hasil uji statistik pH saliva dan koloni bakteri streptococcus mutans antara perokok dan bukan perokok mendapatkan hasil P= 0,000 maka p< ?. Ada perbedaan yang signifikan pH saliva dan koloni bakteri streptococcus mutans antara perokok dan bukan perokok. Kata kunci :pH Saliva, Bakteri Streptococcus Mutans, Perokok 

File :
Abstrak.pdf
Institution Info

Universitas Wijaya Kusuma Surabaya