Abstract :
Prevalensi infeksi saluran kemih (ISK) cukup tinggi di Indonesia. Penyebab tersering adalah bakteri E. coli. Antibotik adalah pilihan utama dalam pengobatan ISK, namun beberapa antibiotik telah resisten terhadap bakteri penyebab ISK karena ketidakpatuhan pengobatan. Jahe merah termasuk tanaman yang cukup banyak digunakan sebagai salah satu komponen penyusun berbagai ramuan obat di Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak rimpang jahe merah (Z. officinale var. Rubrum) terhadap pertumbuhan bakteri E. coli dengan metode mikrodilusi. Rancangan penelitian ini menggunakan metode eksperimental. Sampel yang digunakan 26 dengan 3 kali pengulangan. Analisa data yang digunakan adalah analisis deskriptif, normalitas, homogenitas, pearson, t bepasangan dan regresi. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak rimpang jahe merah (Z. officinale var. Rubrum) dapat menghambat pertumbuhan dari bakteri E. coli tetapi tidak dapat menunjukkan konsentrasi yang menyebabkan bakteri uji tidak dapat tumbuh.