Institusion
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
Author
Saraswati, Putu Desita Devi
Subject
R Medicine (General)
Datestamp
2020-03-12 05:56:00
Abstract :
Lansia sering mengalami berbagai macam penyakit dikarenakan penurunan kemampuan tubuh untuk beradaptasi dengan stres lingkungan serta kelemahan fisik. Salah satu penyakit yang sering diderita lansia adalah kadar asam urat tinggi. Berbagai faktor yang berpengaruh terhadap terjadinya kadar asam urat tinggi scabies salah satunya stres. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan kadar asam urat pada lansia. Penelitian ini bersifat analitik observasional dengan studi cross sectional. Populasi penelitian yaitu seluruh lansia yang mengalami asam urat di Banjar Penyarikan Desa Adat Bualu Kecamatan Kuta Selatan Kabupaten Badung Bali dengan sampel sebanyak 67 responden diambil secara simple random sampling. Variabel independen adalah tingkat stres, sedangkan variabel dependennya adalah kadar asam urat. Analisis data menggunakan uji rank spearman dengan tingkat kemaknaan (? = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan mayoritas (38,8%) responden mengalami stres ringan dan
sebagian besar (53,7%) mengalami kadar asam urat tinggi. Hasil uji rank spearman didapatkan nilai P = 0,000 dan r = 0,486, berarti ada hubungan positif sedang antara tingkat stres dengan kadar asam urat pada lansia di Banjar Penyarikan Desa Adat Bualu Kecamatan Kuta Selatan Kabupaten Badung Bali. Dapat disimpulkan bahwa semakin berat tingkat stres maka semakin tinggi kadar asam urat. Diharapkan lansia selalu memperhatikan hidup sehat dan menggunakan pola pikir sehat supaya dapat mengendalikan stres, menjaga pola makan dengan gizi yang seimbang, dan mengkonsumsi jumlah protein cukup sehingga kandungan purin dalam darah tidak mengkhawatirkan.
Kata kunci : Lansia, tingkat stres, kadar asam urat.