DETAIL DOCUMENT
Perencanaan ulang geometrik dan tebal perkerasaan pada ruas jalan trans Nagawutung kabupaten Lembata Provinsi NTT (STA 0+000-STA 10+000)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
Author
kewaman, deodatus
Subject
TA Engineering (General). Civil engineering (General) 
Datestamp
2021-03-18 03:22:28 
Abstract :
ABSTRAK Jalan raya merupakan prasarana transportasi yang sangat diperlukan, hal ini dikarenakan jalan merupakan penunjang berbagai sektor pembangunan, sarana aktifitas penduduk, dan untuk mempermudah hubungan dari suatu daerah kedaerah lainnya. Kabupaten Lembata merupakan kabupaten baru yang berada di provinsi NTT tentunya memiliki banyak kegiatan ekonomi, pendidikan maupun pariwisata, yang mana sangat membantu pendapatan daerah oleh sebab itu salah satu prasarana yang menunjang kesejahteraan masyarakat adalah infrastruktur jalan raya yang baik dimana keadaan geometric dan perkerasan harus di perhatikan.Ruas jalan Trans Nagawutung memiliki kondisi jalan yang cukup memprihatinkan dikarenakan lapisan perkerasan yang sudah terkelupas dan berlubang, serta tidak adanya saluran drainase sehingga menyebabkan gerusan oleh air hujan pada bahu jalan yang menambah kerusakan. Beberapa permasalahan lainnya juga disebabkan oleh keadaan alinyemen vertikal jalan yang bergelombang dan berbatuan, mengakibatkankendaraan tidak stabil saat berjalan dan waktu tempuh semakin lama, serta keadaan alinyemen horizontal yang berbahaya bagi pengendara dimana lebar jalan pada beberapa tikungan masi kurang sehingga dapat menimbulkan kecelakaan. Dalam perencanaan geometrik jalan raya pada penulisan ini mengacu pada Tata Cara Perencanaan Geometrik Jalan Antar kota ke pedesaan dan Peraturan Perencanaan geometric jalan yang dikeluarkan oleh Dinas Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Bina Marga. Jenis jalan Ruas jalan Trans Nagawutung merupakan jalan kolektor dengan spesifikasi jalan kelas IIIB, dengan kecepatan rencana 40 Km/jam, alinyemen horisontal direncanakan 6 tikungan (tikungan 1 jenis tikungan Spiral ? Circle ? Spiral, tikungan 1 sampai tikungan 6 jenis tikungan Spiral ? Circle ? Spiral,) dan alinyemen vetikal terdapat pada sta 4+225 dengan lengkung vertikal cembung. Perencanaan tebal perkerasan jalan Lingkar Luar menggunakan jenis perkerasan lentur, berdasarkan CBR lapangan 16.24 % dan volume LHR yang ada, antara lain : Lapis permukaan = 5 cm, Lapis atas pondasi = 20 cm, Lapis pondasi bawah = 10 cm. Perencanaan jalan Ruas Trans Nagawutung dengan panjang 10 km. Kata Kunci : Alinyemen, Horisontal, Vertikal, Tebal, Perkerasan. 
Institution Info

Universitas Wijaya Kusuma Surabaya