Abstract :
Latar Belakang: Pembatik merupakan profesi yang sangat berpengaruh terhadap kesalahan posisi duduk. Kesalahan dalam posisi duduk yang yang dilakukan statis dan berlangsung lama merupakan salah satu faktor gangguan temporomandibular.
Tujuan: Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hasil gambaran pemeriksaan otot-otot pengunyahan pada pembatik di Dusun Giriloyo, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, DIY
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasi deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini terdiri dari pemeriksaan anamnesis dan pemeriksaan klinis yaitu palpasi pada otot temporalis, masseter, sternocleudomastoideus, servik posterior dan manipulasi fungsional pada otot pterigoideus lateralis inferior, pterigoideus lateralis superior dan pterigoideus lateralis medialis.
Hasil: Penelitian ini dilakukan pada 89 subjek. Hasil penelitian ini menunjukan sebanyak (45%) subjek merasakan rasa sakit minimal pada satu otot. Berdasarkan pemeriksaan palpasi otot, pembatik banyak mengeluhkan pada otot sternocleidomastoideus.
Kesimpulan: Hasil pemeriksaann menunjukan 45% pembatik merasakan sakit pada otot-otot yang dilakukan pemeriksaan palpasi.