Abstract :
Ada banyak anomaly yang terjadi di pasar, yang membuktikan bahwa pasar tidak selalu efisien dan menentang Hipotesis Pasar Efisien (EMH). Banyak bukti telah menemukan motif ini adalah faktor non-ekonomi dan agama atau budaya. Holiday Idul Fitri adalah salah satu anomali tersebut. Studi sebelumnya tentang perayaan liburan ini cukup beragam. Penelitian ini melakukan penelitian khususnya di sector Infrastruktur, Utilitas, dan Transportasi serta memilih Indonesia sebagagi populasi Muslim terbesar di dunia. Dengan memanfaatkan metodologi studi peristiwa, perbedaan signifikan dari Return Abnormal Rata-Rata (AAR) dan Volume Perdagangan Rata-Rata Aktivitas (ATVA) ditemukan. Pengaruh negatif dari abnormal return rata-rata mendominasi jendela event, sebagai hasilnya penurunan abnormal kumulatif rata-rata pun terjadi. Sementara itu, aktivitas volume perdagangan rata-rata lebih tinggi pada jendela pasca peristiwa. Perbedaan-perbedaan ini menyetujui bahwa investor dipengaruhi oleh Idul Fitri dan menyebabkan perubahan perilaku atau sentiment.