Abstract :
Amerika Serikat adalah negara yang paling berpengaruh pada keberlangsungan politik global. Salalh satu contoh berpengaruhnya Amerika Serikat terhadap dunia internasional adalah partisipasinya dalam rezim lingkungan global. Amerika Serikat merupakan negara yang pertama kali menaruh kepedulian terhadap isu lingkungan. Konferensi lingkungan pertama diinisiasi oleh ilmuwan yang berasal dari Amerika Serikat. Konferensi tersebut dilanjutkan hingga terbentuknya UNFCCC (United Nation Framework Convention of Climate Change) dibawah naungan PBB. Agar kinerja UNFCCC bisa maksimal, terdapat 2 rezim lingkungan yang mendukung visi misi UNFCCC yaitu Protokol Kyoto dan Paris Agreement. Amerika Serikat juga ikut berkomitmen dibawah kedua rezim lingkungan tersebut. Dimulai dari zaman Presiden Clinton hingga Presiden Trump, Amerika Serikat telah keluar-masuk rezim lilngkungan global. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dinamika kebijakan lingkungan Amerika Serikat baik itu domestik maupun internasional. Data peneilitian ini diperoleh secara kualitatif dengan menggunakan history comparison, jurnal, dan data kualitatif lainnya. Dari penelitian ini ditemukan bahwa Presiden Clinton dan Presiden Obama memperjuangkan komitmen Amerika Serikat terhadap lingkungan di lingkungan global maupun domestik, sedangkan Presiden Bush dan Presiden Trump tidak menjadikan lingkungan sebagai prioritas dalam kebijakannya. Jika ditelusuri lebih dalam, kedua pasang presiden berasal dari partai politik yang sama. Nilai-nilai partai politik yang dipegang oleh presiden sejak menjadi anggota hingga menjadi presiden.