Abstract :
Film merupakan salah satu media massa yang memiliki potensi untuk mempengaruhi khalayak. Hal ini karena film dapat disaksikan oleh berbagai kalangan dan usia. Terlebih film merupakan media yang memiliki kekuatan lebih dari sekedar media hiburan. Film mampu menentang, pemperkuat bahkan menjungkir balikkan suatu perspektif agama, nilai-nilai dasar dan asumsi ideologi (Martin dan Ostwalt dalam Rahayu, 2015:1). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana representasi ajaran agama Islam dalam drama Korea Man Who Dies To Live. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Objek penelitian dalam penelitian ini ialah keseluruhan drama Man Who Dies to Live dan subyek yang dikaji ialah potongan-potongan adegan dalam film yang menginterpretasikan ajaran agama Islam. Teknik analisis data menggunakan analisis semiotik Charles Sanders Pierce yaitu dengan metode triadik dengan cara mengindentifikasi tanda, objek dan interprepretan. Hasil dari penelitian ini ialah terdapat beberapa ajaran agama Islam yang tidak sesuai yang digambarkan dalam drama Man Who Dies To Live seperti penggunaan hijab, hidangan makanan, shalat berjamaah dan ajakan untuk berbuat maksiat