Abstract :
Kemampuan sosislisasi anak merupakan salah satu bentuk perkembangan anak untuk berinteraksi dengan orang lain. Dukungan keluarga dalam kemampuan sosialisasi mempunyai peranan penting didalamnya karena membuat anak percaya diri dalam pergaulan. Dukungan tersebut sangat diperlukan pada saat mulai aktif dalam pergaulan, khususnya pada anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Tujuan penelitian, untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan kemampuan sosialisasi siswa Pendidikan Anak Usia Dini di PAUD Dahlia Lemahdadi dan Cahaya Ngentak Bangunjiwa Kasihan. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan pada bulan Juni 2012 di Bangunjiwa Kasihan Bantul. Penentuan sampel berdasarkan kriteria inklusi dengan 51 responden dari dua PAUD di Bangunjiwa Kasihan Bantul. Instrument penelitian berupa kuesioner yang berisi dukungan keluarga dan kuesioner kemampuan sosialisasi. Data dianalisis secara spearman rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 94,1% siswa mendapat dukungan keluarga secara baik dan 5,9% siswa dengan dukungan keluarga cukup. Kemampuan sosialisasi anak dengan kategori baik sebesar 92,2% dan kategori cukup sebesar 7,8%. Berdasarkan uji statistik sperarman rho membuktikan bahwa terdapat hubungan bermakna antara dukungan keluarga dengan kemampuan sosialisasi siswa dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan, terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga dengan kemampuan sosialisasi siswa di PAUD Dahlia dan PAUD Cahaya Bangunjiwo Kasihan Bantul.