DETAIL DOCUMENT
UJI DIAGNOSTIK URINALISIS LEKOSIT ESTERASE TERHADAP KULTUR URIN UNTUK MENDIAGNOSE INFEKSI SALURAN KEMIH )ISK) PADA PASIEN DENGAN KATETERISASI URETRA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Author
KHOIRUL FALAH
Subject
 
Datestamp
2022-06-29 02:32:26 
Abstract :
Infeksi saluran kemih (ISK) merupakan infeksi yang disebabkan oleh berkembang biaknya mikroorganisme di dalam saluran kemih. ISK terkait dengan pemasangan kateter merupakan ISK yang sering terjadi pada pasien yang dirawat di Rumah Sakit. Lebih dari 80% infeksi nosokomial yang paling sering didapat adalah ISK terkait pemasangan kateter. Prosedur standar pembuktian ISK dengan pemeriksaan kultur urin memiliki beberapa kelemahan antara lain, mahal, waktu yang dibutuhkan lama dan hanya dapat dilakukan oleh tenaga profesional dengan fasilitas laboratorium yang lengkap. Pemeriksaan urinalisis rutin dapat dilakukan dengan pemeriksaan carik celup dan pemeriksaan mikroskopis urine. Pemeriksaan lekosit esterase adalah pemeriksaan lekosit dalam urine dengan menggunakan carik celup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai diagnostik urinalisis lekosit esterase terhadap kultur urin (gold standard) untuk mendiagnosa Infeksi Saluran Kemih (ISK) pada pasien dengan kateterisasi uretra. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental laboratorium. Pengukuran dan pengambilan data dilakukan secara cross sectional dan hasilnya dianalisis menggunakan tabel 2 x 2. Pada penelitian ini didapatkan jumlah sampel 61 orang. Sampel urin diambil dari pasien memakai kateter yang lebih dari 24 jam. Hasil kultur urin didapatkan 36 pasien positif ISK dan 25 pasien negatif ISK. Sedangkan pemeriksaan lekosit esterase didapatkan pasien dengan lekosit esterase positif sebanyak 37 orang dan lekosit esterase negatif sebanyak 24 orang. Pada penelitian ini didapatkan hasil sensitifitas lekosit esterase sebesar 83,3%, spesifisitas 72%, nilai ramal positif 81,1%, nilai ramal negative 75%, rasio kecenderungan hasil tes positif sebesar 2,98, dan rasio kecenderungan hasil tes negatif sebesar 0,23 serta akurasi 78,7%. Kesimpulan yang didapatkan dari penelitian ini, yaitu pemeriksaan urinalisis lekosit esterase memiliki nilai diagnostik sensitifitas 83,3%, spesifisitas 72%, nilai ramal positif 81,1%, nilai ramal negative 75%, rasio kecenderungan hasil tes positif sebesar 2 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta