Abstract :
Latar Belakang: Tingkat skabies di Indonesia sangat tinggi, prevalensi skabies di Indonesia sendiri menurut Departemen Kesehatan RI pada tahun 2009 adalah 4,6% - 12,95 dan skabies menduduki urutan ketiga dari 12 penyakit kulit tersering, dijumpai 704 kasus skabies yang merupakan 5,77 dari seluruh kasus baru.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan perilaku hidup bersih yang berhubungan dengan kejadian penyakit skabies di Pondok Pesantren An-Nur Ngrukem Bantul.
Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 76 santri kelas 2 MTs. Data menggunakan data primer dan Analisis korelatif yang digunakan adalah uji korelasi Chi square dengan signifinkasi P<0.05.
Hasil: Hasil analisis antara Pengetahuan dengan kejadian Skabies didapatkan nilai P=0.03. Hasil analisis antara bergantian pakaian dengan kejadian Skabies didapatkan nilai P=0.036. Hasil analisis antara bergantian handuk dengan kejadian Skabies didapatkan nilai P=0.01. Hasil analisis antara tidur berhimpitan dengan kejadian Skabies didapatkan nilai P=0.00
Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, bergantian pakaian, bergantian handuk dan tidur berhimpitan dengan kejadian skabies.