DETAIL DOCUMENT
JAPAN-RUSSIA LIQUEFIED NATURAL GAS COOPERATION IN DIVERSIFYING ENERGY SUPPLY AFTER THE GREAT EAST EARTHQUAKE ACCIDENT IN 2011
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Author
Dheanada Kusumaningrum
Subject
 
Datestamp
2021-10-20 02:44:57 
Abstract :
Sebagai negara yang miskin akan sumber daya, Jepang telah mengalami kesulitan dengan pasokan energi di negaranya. Setelah gempa bumi dahsyat di Jepang Timur pada 11 Maret 2011, negara itu memutuskan untuk melakukan diversifikasi untuk mengurangi tenaga nuklir. Jepang harus mengganti tenaga nuklir yang hilang dengan mengamankan bahan bakar fosil tambahan, khususnya gas alam cair (LNG) sebagai bahan bakar fosil terbersih. Namun, Jepang sebenarnya memiliki ketergantungan penuh pada impor LNG. Sebagai eksportir energi terbesar, Rusia diperkirakan akan memainkan peran yang lebih besar dalam misi Jepang dalam mendiversifikasi pemasok LNG dan pasokan energi yang stabil. Sejak itu, dimensi energi dalam hubungan Jepang-Rusia telah berkembang dengan pesat, meskipun Jepang dan Rusia menghadapi kendala dalam hal sengketa wilayah yang belum terselesaikan atas Wilayah Utara. Pertanyaan yang muncul adalah mengapa Jepang bekerja sama dengan Rusia dalam proyek LNG. Menggunakan Model Aktor Rasional sebagai kerangka kerja teoritis, penelitian ini menemukan bahwa dengan memiliki kerjasama LNG dengan Rusia, Jepang akan mendapatkan banyak manfaat dalam membantu Jepang untuk mengamankan pasokan energi dan memajukan hubungan Jepang-Rusia di Wilayah Utara. 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta