DETAIL DOCUMENT
Pengaruh imbangan NPK organik dan NPK anorganik pada pertumbuhan bawang merah ditanah regosol.
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Author
Julkiflin
Subject
 
Datestamp
2021-10-29 07:24:28 
Abstract :
Unsur hara terutama NPK dibutuhkan tanaman untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji apakah imbangan pemberian darah kambing tepung tulang hewan, abu sabut kelapa sebagai pupuk NPK organik mampu menggantikan NPK anorganik pada pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah, serta mendapatkan dosis darah kambing, tepung tulang hewan, abu sabut kelapa sebagai pupuk NPK organik yang tepat untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman Bawang merah. Penelitian ini telah dilakukan pada bulan februari-april 2018 di Lahan Percobaan dan Laboratorium Produksi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen menggunakan rancangan lingkungan RAL (Rancangan Acak Lengkap) faktor tunggal, terdiri dari 5 perlakuan yaitu P1 =100 % NPK anorganik + 0 % NPK organik, P2 = 75 % NPK anorganik + 25 % NPK organik, P3 = 50 % NPK anorganik + 50 % NPK organik, P4 = 25 % NPK anorganik + 75 % NPK organik dan P5 = 0 % NPK anorganik + 100 % NPK organik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk NPK organik memberikan respon berbeda nyata dengan pemberian pupuk NPK anorganik pada parameter pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah. Pada parameter hasil tanaman bawang merah pemberian pupuk NPK organik memberikan hasil hasil panen lebih baik dibandingkan perlakuan pemberian pupuk NPK organik. Kata kunci: bawang merah, NPK anorganik, NPK organik 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta