DETAIL DOCUMENT
PERAN ORAGANISASI MASYARAKAT BERBASIS KEAGAMAAN DALAM PEMILIHAN WALIKOTA YOGYAKARTA TAHUN 2017 (STUDI KASUS PDM KOTA YOGYAKARTA)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Author
Muhammad Luqman Hakim
Subject
 
Datestamp
2021-10-29 07:27:38 
Abstract :
ABSTARK Pemilihan Umum Kepala Daerah di Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan salah satu aspek kehidupan berbangsa dan bernegara yang selalu dihadapi oleh masyarakat di tiap periode dimana peristiwa tersebut merupakan suatu kondisi yang memerlukan sikap kritis dari para kontestan Pemilihan Umum Kepala Daerah pada khususnya dan masyarakat Yogyakarta sebagai pemilih dari para kontestan pada khususnya. Sikap kritis masyarakat tersebut sebagian besar dipengaruhi oleh salah satu terpenting yakni faktor budaya dimana suatu agama dan kepercayaan merupakan faktor penentu yang mendukung alasan untuk memilih para calon pemimpin daerah. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer dalam penelitian ini berupa wawancara yang dilakukan dengan Ketua Lembaga Hikmah Kajian Publik Pimpinan Daerah Muhammadiyah kota Yogyakarta. Sementara data sekunder diperoleh dari semua kajian berupa artikel, jurnal dan media terkait dengan aktivitas-aktivitas organisasi masyarakat Muhammadiyah dalam Pemilihan Walikota Yogyakarta (Pelwalkot) tahun 2017). Penelitian ini mengantarkan pada kesimpulan bahwa Pimpinan daerah Muhammadiyah kota Yogyakarta secara institusi menyatakan bahwa tidak ada keterlibatan dalam pilwalkot 2017 dan mengabil sikap netral. Sikap ini tidak dikuti dengan surat edaran atau surat putusan yang menyatakan bahwa muhammadiyah tidak berpihak kepada salah satu calon. Keyword: Pilwalkot, Muhammadiyah, Organisasi masyarakat. 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta