Abstract :
INTISARI
EFISIENSI PENGGUNAAN FAKTOR PRODUKSI BAWANG MERAH DI DATARAN RENDAH DAN DATARAN TINGGI DI KABUPATEN MAGETAN, JAWA TIMUR. 2020. KRISMONICA MAYLANI (Skripsi dibimbing oleh Ir. Eni Istiyanti, M.P. dan Dr. Ir. Sriyadi, M.P.). Bawang merah merupakan komoditi hortikultura yang tergolong sayuran rempah, yang banyak dibutuhkan terutama sebagai pelengkap bumbu masakan guna menambah cita rasa dan kenikmatan makanan. Selain itu bawang merah merupakan salah satu komoditas sayuran yang memiliki nilai ekonomis tinggi ditinjau dari sisi pemenuhan konsumsi nasional, sumber penghasilan petani dan potensinya sebagai penghasil devisa negara. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi bawang merah dan mengetahui efisiensi penggunaan faktor produksi bawang merah di dataran rendah dan dataran tinggi di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive dan pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode non proportinal random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 50 petani dari dataran rendah dan dataran tinggi. Teknik analisis menggunakan fungsi produksi Cobb Douglass, uji t, uji f dan analisis efisiensi (NPM/Px). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor produksi pestisida cair, perekat, tenaga kerja berpengaruh nyata terhadap produksi bawang merah di dataran rendah dan dataran tinggi, sedangkan lahan, benih, pupuk organik, urea & ZA, pupuk phonska, TSP & SP36, pestisida padat dan Dummy (lokasi) tidak berpengaruh nyata. Analisis efisiensi menunjukkan bahwa penggunaan pestisida cair tidak efisien dan tenaga kerja belum efisien.