Abstract :
Kecurangan atau fraud dalam akuntansi di Indonesia biasanya identik dengan tindakan korupsi yang dilakukan dengan menipulasi pencatatan dengan sengaja, penghilangan dokumen, dan tindakan mark-up, yang pada akhirnya akan menimbulkan kerugian bagi organisasi tempat kecurangan tersebut dilakukan. Pada kenyataannya, fraud selalu menjadi masalah yang selalu ada tetapi sulit untuk ditelusuri jejaknya. Sistem pengendalian internal berfungsi sebagai alat pengontrol atau pengendali yang diharapkan dapat