Abstract :
Kejadian infeksi saluran kemih (ISK) cukup tinggi dan umum terjadi pada anak-anak. Escherichia coli adalah penyebab ISK paling sering. ISK dapat menjadi faktor risiko terjadinya malnutrisi. Malnutrisi merupakan keadaan defisiensi protein energi yang menyebabkan gangguan fungsi tubuh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ISK merupakan faktor risiko malnutrisi pada usia prasekolah dan sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Penelitian dilakukan tanggal 25 dan 26 februari 2012 di Desa Pendoworejo, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta pada 110 anak usia prasekolah dan usia sekolah. Penelitian menggunakan pemeriksaan tes dipstik urin untuk diagnosis ISK dan pengukuran berat badan dan tinggi badan untuk diagnosis malnutrisi. Berdasarkan hasil pemeriksaan dipstik urin, pengukuran berat badan dan tinggi badan, diperoleh angka kejadian ISK terhadap malnutrisi. Angka kejadian malnutrisi karena infeksi saluran kemih mencapai 14,5% dari seluruh total sampel. Analisis data menggunakan perangkat lunak komputer SPSS. Berdasarkan analisis data stastistik, didapatkan P-value sebesar 0,132. Angka tersebut menunjukkan hasil yang tidak signifikan antara infeksi saluran kemih (ISK) dengan malnutrisi pada anak usia prasekolah dan sekolah.
Kata kunci: ISK, pemeriksaan dipstik urin, malnutrisi, anak prasekolah dan sekolah.