Abstract :
Di Indonesia malnutrisi masih menjadi masalah kesehatan yang cukup serius di berbagai wilayah di Indonesia. Malnutrisi merupakan faktor risiko terjadinya kesakitan dan kematian. Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki prevalensi malnutrisi terendah dibandingkan dengan provinsi lainnya, hal ini menunjukan hasil yang lebih baik dari provinsi lainnya. Namun demikian, pencapaian tersebut tidak merata di berbagai wilayah di Yogyakarta. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui tingkat status gizi di daerah yang berbeda yakni di pedesaan dan sub urban. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan status gizi anak usia prasekolah di daerah pedesaan, di desa Pendoworedjo kabupaten Kulon Progo dan sub urban di kecamatan Gamping.
Penelitian ini dilakukan dengan metode cross sectional dan dilakukan terhadap anak usia prasekolah 0-6 tahun di daerah pedesaan yang diwakili oleh desa Pendoworedjo kabupaten Kulon Progo dan daerah sub urban yang diwakili oleh kecamatan Gamping. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 19-20 Februari di desa Pendoworedjo dan pada bulan Januari sampai Februari 2012 di daerah Gamping.
Hasil penelitian menunjukan kejadian malnutrisi di daerah pedesaan yakni sekitar 12,3% (15 orang), sedangkan kejadian malnutrisi di daerah sub urban yakni sekitar 18,9% (10 orang). Hasil uji statistik Chi Square menunjukan p=0,254, karena p>0,05 maka tidak ada perbedaan bermakna antara kejadian malnutrisi di daerah pedesaan dan sub urban.
Kata kunci : malnutrisi, pedesaan, sub urban