Abstract :
Nahdatul Wathan (NW) adalah organisasi keagamaan terbesar di lombok, yang berpusat di Kabupaten Lombok Timur. NW di bangun oleh TGH. Zainuddin Abdul Majid, organisasi ini bergerak dibidang pendidikan, sosial dan dakwah. pada tahun 1998 pendiri NW meninggal dan terjadi konflik di antara kedua anak pendiri, oleh karena itu NW terpecah menjadi dua kubu yaitu kubu Anjani dan kubu Pancor. pada tahun 2008 adalah awal dari kejayaan NW pancor karena pemimpin NW yaitu Muhammad Zainul Majdi MA (TGB) terpilih sebagai guberbur Nusa Tenggara Barat. TGB adalah cucu pendiri NW, yang skaligus sebagai pemimpin NW sekarang ini.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan wawancara langsung dengan pihak-pihak terkait dari NW dan masyarakat Kabupaten Lombok Timur dan dengan metode dokumentasi yaitu informasi didapatkan dari buku, literatur atau catatan yang dimiliki oleh Nahdatul Wathan.
Kemenangan TGB menjadi sejarah baru bagi NW dan NTB karena pemilukada langsung ini untuk pertama kalinya dilakukan, dan bagi NW hal ini adalah sejarah dan pembuktian bahwa NW sudah mengakar di kalangan masyarakat Lombok. Jumlah jamaah NW di Kabupaten Lombok Timur hampir 85% dan berpusat di Pancor yang merupakan tempat pertama kalinya di dirikannya NW. Kemenangan TGB ini tidak terlepas dari peran serta dan pengaruh NW kepada masyarakat untuk memilih dan mendukung TGB menjadi kepala daerah NTB. Pengaruh NW pada terpilihnya gubernur, yaitu TGB adalah keturunan pendiri NW, keturunan TGH. Zainuddin Abdul Majid mendapat tempat khusus di hati masyarakat dan faktor kefanatikan yang dimiliki oleh jamaah NW, jamaah NW sangat menghormati dan menghargai keluarga NW. Kemenagan TGB ini juga tidak terlepas dari faktor-faktor pendukung lain seperti faktor pribadi yang dimiliki oleh TGB.