Abstract :
Merokok dapat mengganggu kesehatan, salah satunya adalah kesehatan reproduksi. Rokok dapat memicu terbentuknya radikal bebas yang akan menurunkan prosentase morfologi spermatozoa. Untuk mengatasi dampak negatif radikal bebas maka bisa diberikan antioksidan, salah satunya adalah Nigella sativa . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian Nigella sativa terhadap morfologi sperma pada perokok. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuasi eksperimental dengan rancangan pre test dan post test tanpa kelompok pembanding. Subyek penelitian sebanyak 40 orang yang meliputi 20 orang perokok dan 20 orang non perokok. Data penelitian diperoleh melalui pemeriksaan laboratorium analisa sperma. Uji statistik yang digunakan yaitu Paired sample T-test atau Wilcoxon test serta uji beda Independent T-test atau Mann whitney.
Hasil penelitian morfologi sperma pada kelompok perokok sebelum dan sesudah pemberian Nigella sativa dengan menggunakan uji Paired sample T-test menunjukkan peningkatan yang tidak bermakna secara statistik (p = 0,984). Sedangkan pada kelompok non-perokok sebelum dan sesudah pemberian Nigella sativa dengan menggunakan Paired sample T-test menunjukkan peningkatan yang tidak bermakna secara statistik (p = 0,883). Peningkatan prosentase morfologi sperma pada kelompok perokok mengindikasikan bahwa Nigella sativa memiliki efek sebagai antioksidan. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa pemberian habbatusauda (Nigella sativa) selama 24 hari dapat meningkatkan prosentase morfologi sperma pada pria perokok tetapi tidak signifikan.
Kata kunci : Nigella sativa, morfologi sperma, perokok.