DETAIL DOCUMENT
UJI EFEKTIVITAS SALEP DAN JUS LIDAH BUAYA (ALOE VERA L0 TERHADAP WAKTU KESEMBUHAN DAN GAMBARAN MAKROSKOPIK LUKA BAKAR KIMIAWI PADA TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) DIABETES MILIOTUS DIINDUKSI STREPTO
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Author
MOH.FAHMI FATHULLAH
Subject
 
Datestamp
2022-06-27 07:25:44 
Abstract :
Tujuan utama penatalaksanaan luka adalah mencapai penyembuhan yang cepat, fungsi optimal mempercepat proses penyembuhan luka. Banyak pengobatan alternative yang saat ini dipakai oleh masyarakat, salah satunya adalah lidah buaya karena lidah buaya diharapkan efektif mempercepat proses epitelisasi, kolegenisasi dan mencegah infeksi. Selain itu, jus lidah buaya dipercaya dapat menurunkan kadar glukosa dalam darah. Desain penelitian eksperimental, invivo, menggunakan 25 ekor tikus betina Sprague Dawley yang dibagi lima kelompok (kontrol tanpa perlakuan, kontrol basis salep, salep lidah buaya 25%, jus lidah buaya 5 gr/KgBB/hari dan kombinasi salep lidah buaya 25% & jus lidah buaya 5 gr/KgBB/hari). Luka bakar dibuat dengan alat induksi asam sulfat. Luka diukur diameternya dan diolesi 0,125 ml salep lidah buaya 25% dan disonde jus lidah buaya 5 gr/KgBB/hari. Persentase penyembuhan luka dihitung dengan metode Morton dan dicatat waktu sembuhnya. Data dianalisis dengan uji kruskal wallis dilanjutkan uji LSD dan mann-whitney.Waktu sembuh paling cepat adalah kelompok kombinasi salep lidah buaya 25% & jus lidah buaya 5 gr/KgBB/hari (24,6 ± 2,88 hari) dengan nilai signifikansi (p=0,008). Persentase penyembuhan paling tinggi adalah salep lidah buaya 25% dengan nilai signifikansi (p=0,025). Dalam penelitian ini terbukti bahwa kombinasi salep lidah buaya lidah buaya 25% & jus lidah buaya 5 gr/KgBB/hari mempunyai pengaruh terhadap penyembuhan luka bakar kimiawi. 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta